Tips Pola Asuh Anak Yang Bisa Mencerdaskan Anak


Sudah menjadi hal yang wajib bahwa setiap orang tua haruslah memiliki pola asuh anak yang benar. Kadang selama ini, para orang tua menganggap bahwa pola asuh yang diberikan kepada anaknya sudah benar dan sesuai. Namun, bagaimana tanggapan dari anak-anak itu sendiri? Apakah mereka nyaman dengan pola asuh yang diberikan oleh orang tuanya? Nah, kita bisa melihat keberhasilan pola asuh anak dari bagaimana karakter anak itu terbangun. Bisa juga dilihat dari prestasi anak itu di sekolah dan sebagainya. Ya, pola asuh sangat berperan untuk membangun kecerdasan dari anak-anak. Sudah menjadi hal yang umum bahwa khususnya anak-anak akan meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya.

Belum lagi masalah yang sering terjadi saat ini bahwa orang tua banyak yang sibuk, sehingga menyerahkan pola asuhan anak-anaknya kepada para pengasuhnya. Hal tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan karena peran orang tua sangat penting untuk membentuk karakter dan kecerdasan dari anak itu sendiri. Tidak jarang kita melihat banyak kasus anak-anak yang kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya. Tentunya kita tidak ingin hal itu terjadi pada anak-anak kita, bukan? maka dari itu, segera ubah pola asuh kita kepada anak-anak kita sebelum terlambat.

Berikut ini beberapa pola asuh anak yang bisa meningkatkan kecerdasan anak antara lain:

Posisikan orang tua menjadi sahabat atau seseorang yang paling dekat dengan anaknya. Saat ini banyak kasus anak-anak lebih senang bercerita keluh kesahnya kepada temannya bukan kepada orang tuanya. Nah, di sinilah kewajiban orang tua untuk bisa menjadi pendengar yang baik untuk anaknya.

Sesuaikan minat anak merupakan hal yang penting. Banyak orang tua yang ingin anaknya menjadi dokter misalnya, tetapi tidak melihat minat dan kesenangan anaknya ke arah mana. Di sinilah hal yang bisa menjadi keruh suasana, sehingga anak-anak bisa menjadi anak yang pembangkang.

Membebaskan anak untuk eksplorasi lingkungannya. Lingkungan adalah sarana yang paling baik untuk belajar. Sehingga, sudah selayaknya orang tua untuk membebaskan anaknya untuk lebih mengenal lingkungan agar tidak menjadi anak yang pasif.
Share on Google Plus

About Windi Ariska

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.