Ciri - Ciri Terjadi Keguguran Pada Ibu Hamil Muda

Ciri - Ciri Terjadi Keguguran Pada Ibu Hamil Muda
Tidak sedikit mereka yang gagal menjaga kehamilan muda pada akhirnya harus mengalami keguguran. Menjaga kehamilan memang gampang-gampang susah. Data menyebutkan bahwa 1-2 dari 10 ibu hamil muda atau trimester pertama beresiko mengalami keguguran. Lalu Seperti apa ciri keguguran?.

Beberapa ciri-ciri keguguran di bawah ini harus diketahui ibu hamil. Pengetahuan ini sangatlah penting agar saat ciri-ciri keguguran muncul, sang ibu bisa langsung meminta pertolongan medis, bisa kepada puskesmas, bidan atau dokter terdekat.

Perdarahan

Ciri-ciri keguguran yang pertama kali dan umum diketahui adalah perdarahan. Perdarahan cenderung dianggap sebagai ciri utama keguguran karena dialami sekitar 3 dari 10 ibu hamil yang mengalami keguguran. Tetapi tidak semua perdarahan akan berakhir dengan keguguran. Jika ibu hamil yang mengalami perdarahan segera diberi pertolongan medis kemungkinan keguguran dapat dicegah. Sehingga kematian janin tidak terjadi.

Nyeri

Jika terdapat nyeri pada area perut dan sekitarnya serta disertai perdarahan, maka patut di waspadai sebagai ciri-ciri keguguran selanjutnya. Bagian tubuh yang diserang biasanya adalah panggul, perut, dan punggung belakang dengan rasa nyeri seperti kram haid. Biasanya rasa nyeri tersebut sulit dibedakan dengan kram saat awal-awal kehamilan oleh adanya perluasan rahim.

Menurunnya gerakan atau aktifitas bayi

Meskipun pada trimester pertama gerakan bayi tidak terlalu terasa, namun pada trimester kedua (4 bulan) biasanya detak jantung bayi sudah mual terasa. Dengan memerhatikan aktivitasnya, maka proses kehamilan memantau bagaimana perkembangannya. Sebaiknya segera Konsultasikan dengan dokter bila ibu hamil merasa adanya penurunan gerakan bayi.

Keluar jaringan atau adanya cairan dari vagina

Saat ibu hamil mengalami pendarahan ada kemungkinan janin yang masih berupa jaringan sudah dikeluarkan dari vagina. Jika ada jaringan yang keluar dari vagina, maka periksakan kandungan Anda ke dokter untuk dianalisis.

Perdarahan pada trimester pertama atau awal kehamilan tidak selalu terkait dengan keguguran. Banyak ibu hamil yang mengalami hal tersebut tetapi masih tetap bisa melahirkan buah hati mereka. Pada kondisi ‘ancaman keguguran’, alangkah baiknya ibu hamil melakukan tirah baring (bed rest) dan menghindari hubungan seksual agar keguguran tidak terjadi.

Demikian ciri-ciri terjadinya keguguran pada ibu hamil. Semoga informasi yang kami berikan dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda seputar kehamilan. Menjaga kehamilan itu sangatlah penting terutama menjaga kehamilan muda.
Share on Google Plus

About Windi Ariska

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar