Permainan Untuk Pertumbuhan Otak Anak

Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak hanya asupan nutrisi saja, pola permainan anak pun harus diperhatikan, permainan pada anak usia Balita memang sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, sehingga orang tua harus memilihkan jenis permainan yang sesuai dengan usianya dan akan mempengaruhi bagi perkembangan otaknya juga. Selain itu juga, pola tidur anak harus diperhatikan untuk perkembangan otaknya, otak anak akan berkembang di saat mencapai puncaknya pada saat tidur, maka dari itu perhatikan pola tidur anak dengan baik. Di usia-usia tertentu bayi 0-3 bulan biasanya memerlukan waktu tidur 16-20 jam, usia 3-1 tahun 14-15 jam dan usia 1 tahun sampai 3 tahun 12-14 jam. Pertumbuhan dan perkembangan otak anak sangat dipengaruhi oleh pola tidur yang cukup, sehingga para orang tua harus tahu dan memperhatikan pola tidur anaknya, apalagi di usia emasnya tersebut.

Berbicara permainan untuk mengasah otak anak memang tidak sembarangan seperti halnya permainan anak-anak usia 5 tahun keatas, permainan bagi usia Balita biasanya berupa stimulasi otak kori dan kanan, seperti memanggil namanya dari telinga kiri dan telinga kanan sambil tersenyum manis, sehingga matanya akan menoleh ke kiri dan ke kanan. 

Bermain memindahkan benda dari satu tempat ke tempat lainnya, seperti memasukan bola plastik sesuai dengan ukurannya pada lubang, kemudian memindahkan ring bulat pada penopangnya, hal tersebut berguna untuk melatih kemampuan otak motorik anak. Ada juga permainan seperti bernyanyi, sambil menepuk-nepuk tangan, atau “ciluk-ba”, menyembunyikan benda atau mainan, hal ini dapat menstimulasi otak anak ras ingin tahunya, memberikan mainan yang berbunyi atau bersuara, mengajak ngobrol dan membacakan buku cerita sambil memperagakan dan ekspresi wajah, bermain melempar bola, dan sebagainya.

Cukup mudah dilakukan, namun harus tetap dalam pengawasan orang tua, karena usia Balita selalu ingin banyak belajar dan selalu ingin banyak tahu dan mencoba. Tumbuh kembang anak dengan permainan sederhana namun melatih stimulus dan respon akan membuat anak menjadi pintar dan aktif.
Share on Google Plus

About Windi Ariska

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar